Garutkota.info ------- Tindak Kriminalitas kembali berhasil di ungkap oleh jajaran kepolisian wilayah Garut. Aparat Kepolisian Sektor Cisewu berhasil mengungkap kasus kematian Irpan
Taupiq, 18, di Cisewu, Garut, Jawa Barat. Hasil penyelidikan terungkap
bahwa pembunuh Irpan, tak lain adalah ayah kandungnya sendiri.
"Dalam empat hari ini kami berhasil mengungkap siapa pelakunya dan tak lain adalah ayah kandung korban sendiri," Kata Kapolsek Cisewu, AKP Dede Yayat Hardiat kepada Metrotvnews.com, Kamis (15/4/2016).
"Dalam empat hari ini kami berhasil mengungkap siapa pelakunya dan tak lain adalah ayah kandung korban sendiri," Kata Kapolsek Cisewu, AKP Dede Yayat Hardiat kepada Metrotvnews.com, Kamis (15/4/2016).
Dede mengungkapkan, Irpan merupakan pelajar kelas X Sekolah Menengah
Kejuruan swasta di Garut Jawa Barat. Dia ditemukan tewas mengenaskan di
belakang rumahnya sendiri akibat sayatan benda tajam.
Awalnya mayat ditemukan ayah korban Maman, 50 pada Sabtu 9 April 2016, sekira pukul 06.00 WIB.
"Dari beberapa kejanggalan yang kami temukan di lapangan, baik itu di TKP, ya kami terus berusaha semaksimal mungkin lah, sesuai dengan janji saya paling lambat dalam seminggu mendapatkan keterangan yang pasti," tambah Dede.
Awalnya mayat ditemukan ayah korban Maman, 50 pada Sabtu 9 April 2016, sekira pukul 06.00 WIB.
"Dari beberapa kejanggalan yang kami temukan di lapangan, baik itu di TKP, ya kami terus berusaha semaksimal mungkin lah, sesuai dengan janji saya paling lambat dalam seminggu mendapatkan keterangan yang pasti," tambah Dede.
Dede mengakui, pengungkapan kasus pembunuhan ini membutuhkan waktu untuk
pengumpulkan data-data yang akurat sehingga pihaknya harus melakukan
oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP) sebanyak tiga kali.
"Selain meminta keterangan lebih dalam dari ayah korban, kami pun mendatangi rumah pelaku, di sana kami lakukan olah TKP sebanyak tiga kali, akhirnya semua menjurus ke sana, dan tersangka pun sekitar pukul 11.15 WIB siang tadi mengakuinya," tambah Dede.
Menurut dia, motif pembunuhan terhadap warga Cijoho RT 003 RW 003 Desa Karangsewu, Kecamatan Cisewu, ini berawal dari permintaan korban kepada ayah kandungnya sendiri yakni ingin dibelikan sebuah sepeda motor jenis satria FU. Kini kasus itu telah dilimpahkan ke tim penyidik Polres Garut.
"Kalau kaitan kronologis kejadian atau ancaman hukuman termasuk siapa saja pelaku selain ayahnya, nanti ya di Polres, yang lebih berwenang menjelaskan itu sesuai hasil pemeriksaan tersangka oleh penyidik disana," pungkas Dede.
Sumber : Metrotvnews
"Selain meminta keterangan lebih dalam dari ayah korban, kami pun mendatangi rumah pelaku, di sana kami lakukan olah TKP sebanyak tiga kali, akhirnya semua menjurus ke sana, dan tersangka pun sekitar pukul 11.15 WIB siang tadi mengakuinya," tambah Dede.
Menurut dia, motif pembunuhan terhadap warga Cijoho RT 003 RW 003 Desa Karangsewu, Kecamatan Cisewu, ini berawal dari permintaan korban kepada ayah kandungnya sendiri yakni ingin dibelikan sebuah sepeda motor jenis satria FU. Kini kasus itu telah dilimpahkan ke tim penyidik Polres Garut.
"Kalau kaitan kronologis kejadian atau ancaman hukuman termasuk siapa saja pelaku selain ayahnya, nanti ya di Polres, yang lebih berwenang menjelaskan itu sesuai hasil pemeriksaan tersangka oleh penyidik disana," pungkas Dede.
Sumber : Metrotvnews


0 Response to "Tega sekali, Ayah Kandung Bunuh Putranya Sendiri di Garut"
Post a Comment